May 19th, 2012

Waduh, jangan gila!

Gila adalah gangguan jiwa. Ketika pikiranmu terlalu kuat dan mulai beringas, sementara hatimu mulai tertutup rapat bahkan untuk dirimu sendiri, maka jadilah jiwamu menjadi mangsa bagi dirimu sendiri.

Benar apa yang pernah tertulis, diri sendiri adalah lawan terberat, sekalipun rasa-rasanya adalah teman terdekat.

Kita mengetahui seluk beluk diri kita. Jika diri kita sendiri berubah menjadi musuh, maka habislah kita.

Kerap kali aku menjadi lawan bagi diriku.

Seperti ada dua sisi yang berbeda yang sedang berdebat di dalam kepalaku yang kecil ini.

Tetapi tidakkah itu sebenarnya hanya fenomena pikiran dalam menimang dan mempertimbangkan sesuatu?

Sebab sebelum aku bertanya pada siapapun, aku suka bertanya dulu pada diri sendiri. Maka ketika sesuatu di dalam diriku tampak bagaikan lawan, aku ingin mengalahkannya.

Kupikir pemenang sejati ialah pemenang yang berhasil mengalahkan dirinya sendiri, yang hendak memberikan pialanya kepada sesama, demi kemuliaan Tuhan.

Jadi tidak ada yang ingin aku ambil dari pertempuran di dalam diriku. Melawan diri sendiri bukanlah caraku mencari untung atau piala untuk diriku sendiri, melainkan caraku untuk menyerahkan diriku pada sesama.

Yang melawan diriku adalah keinginan-keinginanku sendiri. Sesuatu yang berat, yang memintaku dengan memaksa.

Jangan biarkan keinginan di dalam diri tumbuh bagai benalu.

Dimusuhi orang lain masih dapat dipetik sebagai pelajaran, tetapi memusuhi diri sendiri tidak mengajarkan apa-apa.

Orang melakukan apapun yang mereka ingin lakukan, tetapi aku melakukan sebagaimana aku ingin diperlakukan.

May 17th, 2012
-,-

I have no idea who I am and it scared me really bad, I try to fit into certain categories of people but I guess I am just that one puzzle piece that doesn’t belong in the puzzle to begin with —__—”

May 17th, 2012

Berselingkuh bukanlah sebuah prestasi.

Selingkuh juga bukan pertanda bahwa kamu seseorang yang hebat yang bisa menggaet lawan jenis manapun.

Mengkhianati kepercayaan pasangan justru menunjukkan betapa “murahnya” kamu.

kamu tak lagi bisa menjaga kehormatan diri juga pasangan.

Sekali kamu berselingkuh, maka cap “gampangan” akan melekat di diri kamu.

Apr 3rd, 2012
permainan lalu

Jam kuliah selesai, kamu menungguku di parkiran seberang kampus ku, di sebuah parkiran pom bensin. Tak banyak kata, kamu segera menggenggam tanganku menuju mobil pemberian orang tua mu. Masih ingat notasi lagu yang sering kamu putar dimobil mu yang cukup mewah itu? kamu memutar lagu kesukaan ku dari band ternama saat ini.

Mobilmu terhenti di pusat perbelanjaan ternama dikota ini, kita berdua melangkah kaki ke toko pakaian. Kamu memintaku untuk membeli baju mana yang aku suka, kamu paham sekali terhadap kegemaranku terhadap pakaian, dan nantinya kamu akan memintaku memilihkan topi yang paling bagus. Sudah berapa topi yang kamu punya, wahai kolektor topi kesayanganku? Tapi, kali ini kamu memintaku untuk memilih pakaian, entah apa yang ada dipikiranmu.

Setelah ujian semesteran selesai, kamu datang kerumahku membawa surat kabar. Kamu menunjukkan promosi liburan. Kebetulan sekali kita sedang libur kuliah. Hmmm, mungkin ini rencanamu ketika memintaku memilih pakaian. Aku mengangguk menyetujui rencana liburan kita. Sore hari kamu dan aku bersiap. Membeli beberapa keperluan untuk liburan. Aku suka caramu membukakan pintu mobilmu, ketika melihatku kesusahan membawa plastik belanjaan.

Bali!!!

 Yap, kita di bali saat ini. Segera kamu memesan sebuah kamar di hotel ternama itu. Kamu mengambil selembar kartu nama, supaya mudah memesan lagi jika kita datang lagi, katamu.

Kita bermain di pematang sawah, melihat kawanan capung yang terbang kesana kemari. Lalu, kita bermain di pantai, melihat matahari tenggelam. Ah, indahnya. Sudah larut pikirku, aku ingin segera tidur, tapi kamu memintaku untuk bermain sebentar di tepi kolam renang. Aku menolaknya, aku lelah, tapi, kata-kata itu tidak terucap. Aku tersenyum dan mengangguk. Di tepi kolam renang itu, kita berpelukan. Rasanya, ini cukup menggantikan keinginanku untuk terjun payung tadi sore yang tidak kamu penuhi.

Esoknya kita kembali ke Jakarta. Singkat memang, tapi aku tidak akan melupakan hari itu.

 

Apr 2nd, 2012
I lied when i said it didn’t bother me that you had moved on and found someone new. this is highly embarassing, but im just plain jealous of you and your new girl!

(Source: blogsecret)

Mar 24th, 2012
Mar 24th, 2012
Mar 24th, 2012
oh God, he look so damn hot :|
Mar 24th, 2012
Mar 24th, 2012